Membina seniman pangan lokal menjadi wirausaha yang tangguh — melalui pelatihan berbasis praktik yang menjawab kebutuhan pasar.
Mengapa ini penting
Kaya keanekaragaman hayati. Minim peluang.
Di berbagai komunitas perdesaan Indonesia, keterbatasan ekonomi, sumber daya lokal yang belum termanfaatkan, dan hilangnya keanekaragaman hayati berdampak pada penghidupan masyarakat, sistem pangan, serta kelestarian keragaman biokultural kita.
Seniman Pangan bekerja bersama petani kecil, seniman pangan, kelompok perempuan, masyarakat adat, dan wirausaha lokal untuk mengolah sumber daya lokal menjadi produk, layanan, dan pengalaman gastronomi yang siap pasar.
Program kami berlandaskan partisipasi yang inklusif — memberdayakan perempuan, generasi muda, dan komunitas lokal agar menjadi pelaku aktif dalam ekonomi biokultural yang regeneratif.
Tantangannya
Peserta menemukan solusi cerdas untuk…
Umur simpan komoditas pangan yang pendek
Harga pasar yang fluktuatif
Risiko gagal panen
Risiko perubahan iklim
Keterbatasan lahan & volume produksi
Tujuan program
Ciptakan. Jelajahi. Berdayakan.
01
Ciptakan
Mengembangkan produk pangan dan pengalaman gastronomi yang siap pasar.
02
Jelajahi
Memperkuat pemahaman dalam menangkap peluang pasar.
03
Berdayakan
Memperkuat partisipasi perempuan di pasar formal dan pendapatan yang berkelanjutan.
Tiga jalur program
Pilih titik awal Anda
Jalur 01
Creative Farming
Pelatihan langsung berbasis pengalaman untuk mengelola pertanian organik secara kreatif dan memberikan nilai ekonomi yang optimal bagi petani.
Pembelajaran berbasis praktik untuk mengubah komoditas bernilai rendah menjadi produk unggulan yang lebih tahan lama — langsung praktik di laboratorium pangan kami.